Penantian Panjang Zai Berbuah Juara Sirnas

Penantian Panjang Zai Berbuah Juara Sirnas

JAKARTA, blogberita-bola – Abdul Kadir Zailani akhirnya sukses mencicipi manisnya gelar juara di ajang Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) di nomor dewasa. Pebulutangkis tunggal putra besutan Mutiara Cardinal Bandung itu mampu mejadi yang terbaik setelah di pertandingan final yang berlangsung sore tadi, Sabtu (15/9) di Gelanggang Ramaja Tanjung Priok, mengalahkan Nyoman Tryadnya Arya Kurniawan dari Jaya Raya Jakarta dengan 2 game langsung 21-13 dan 21-11.

Pemain yang akrab disapa Zai itu pun mengaku sangat bersyukur dapat menjadi juara untuk pertama kalinya selama ia bersaing di nomor dewasa sejak awal tahun 2016 silam. Bahkan, dapat masuk babak final pun ternyata baru ia rasakan di Djarum Sirnas kali ini.

“Alhamdulillah, rasanya senang dapat juara. Bersyukur sekali karena ini gelar juara saya yang pertama sejak 2016 lalu turun di level dewasa. Masih ada rasa sedikit bukan menyangka saya dapat juara,” ungkap Zailani selepas pertandingan.

Lebih lanjut Zailani mengatakan. Bertanding dipartai puncak, dirinya mengaku siap menerima hasil apapun. “Sebelum bertanding, saya telah siap dengan hasil apapun, mau menang atau kalah, saya telah siap. Saya tidak mau menganggap remeh lawan. Siapapun lawannya, saya akan bertanding dengan sungguh-sungguh dan tampil semaksimal mungkin,” jelasnya.

Abdul Kadir Zailani tampil menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Bahkan, serangan-serangan yang dilepaskannya, beberapa kali gagal dihentikan sang lawan. Pada game kedua, Zailani yang unggul cukup jauh, bukan mencoba untuk menurunkan tempo permainan. Ia justeru tampil lebih yakin diri dan cepat menyelesaikan pertandingan.

“Tadi itu bolanya cepat. Makanya dari awal bertanding saya langsung berinisiatif menyerang. Ada kesempatan disitu, dan tidak saya sia-siakan. Waktu unggul cukup jauh di game kedua, saya tambah tidak ragu diri dan yakin dapat memenangkan pertandingan. Alhamdulillah saya juara,” tuturnya.

Keluar sebagai juara tak lantas membuat Zailani berpuas diri. Hasil ini justeru semakin membakar semangatnya demi mendapat gelar-gelar berikutnya hingga akhir tahun 2018. “Ini gelar juara pertama saya, dan saya nggak mau cepat puas. Mudah-mudahan kemenangan ini dapat menambah kepercayaan saya untuk turnamen-turnamen selanjutnya,” tutup Zailani.

Sementara itu, Mutiara Cardinal Bandung sukses mengawinkan gelar di nomor tunggal dewasa putri, setelah wakilnya Hanna Ramadini sukses merebut gelar Djarum Sirnas untuk ketiga kalinya secara beruntun tahun ini, selesai di final tadi mampu menundukan lawannya asal Exis Jakarta, Putri Kusuma Wardani dengan kemenangan 21-12, 17-21, dan 21-18.

Gelar juara ganda dewasa putra pada ajang Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Premier Li Ning Jakarta Open 2018 sukses diraih oleh pasangan Jaya Raya Jakarta, Amri Syahnawi/Rian Swastedian. Mereka berhak menjajaki podium juara tertinggi setelah pada pertandingan final yang berakhir malam tadi, Sabtu (15/9) di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, mampu menundukan rekan satu klubnya, Muhammad Fachrikar Adma Parlindungan Man/Reza Dwicahya Purnama.

Bertanding di lapangan tiga, Amri/Rian tak mampu tampil baik membuka game pertama, sehingga membuat mereka mesti kalah terlebih dahulu dengan 16-21. Di game kedua, Amri/Rian mampu tampil lebih agresif. Meski kejar mengejar angka terus saja tersaji, tapi Amri/Rian sukses menjaga fokus sampai dapat menang dengan skor tipis 21-19, hingga membuat game ketiga mesti dimainkan.

“Game pertama kami mencoba untuk bermain cepat, tetapi lawan lebih siap dan kami kalah cepat. Terus di game kedua kami berusaha lebih siap dan berusaha untuk menyerang duluan. Soalnya seandainya kami terus bermain rali, pasti keduluan diserang oleh lawan,” kata Rian selesai laga.

Kemenangan di game kedua itu tak lantas membuat Amri/Rian dapat langsung tampil in di awal game penentu. Ia sempat tertinggal angka 6-10 terlebih dahulu, sebelum akhirnya dapat memastikan kemenangan setelah unggul skor 21-16 tepat di menit 56.

“Game ketiga kami sempat tertinggal 6-10 terlebih dahulu. Tetapi kami berpikir masih banyak kesempatan dan mesti kembali fokus. Sampai akhirnya kami menemukan kepercayaan diri lagi dan dapat menang,” tutur Amri.

Gelar ini adalah gelar untuk ketiga kalinya bagi Amri/Rian di tahun 2018. Sebelumnya, mereka sukses menjadi juara di ajang Djarum Sirnas Premier Jawa Tengah Open dan USM International Series.

“Ini gelar ketiga bagi kami di tahun ini, dan bersyukur dapat mencapai target juara di Djarum Sirnas kali ini. Semoga di turnamen berikutnya yang bakal kami ikuti dapat kembali tampil maksimal,” pasti Amri.

Perhelatan Djarum Sirnas tahun ini akan berlanjut di GOR Hevindo, Balikpapan pada 1-6 Oktober 2018 mendatang. 


Sumber : bola.kompas.com

You May Also Like

About the Author: Deteknoway

Leave a Reply

Your email address will not be published.