Brawijaya Tahan Imbang UIN Malang

Brawijaya Tahan Imbang UIN Malang

MALANG, blogberita-bola –  Setelah menelan 2 kekalahan dari 2 laga, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang akhirnya memecah kekosongan angkanya  dengan menahan imbang  Universitas Brawijaya (UB) Malang 2-2. Satu poin UIN Malang dari pertandingan lanjutan hari ketiga LIMA Football: McDonald’s East Java Conference (EJC) 2018, Rabu (12/9), setidaknya membuka peluang club asuhan Edy Setyo Bahwono itu untuk menembus empat besar.

UB dapat unggul lebih dahulu di awal laga. Pada menit kelima, Ahmad Khanafi Romadlon (9) dapat memanfaatkan bola rebound hasil tembakan Ferdian Deny Prayuda (7) yang gagal diatasi kiper UIN Malang. Hanya berselang 2 menit, UIN Malang langsung membalas. Tembakan Muhammad Fitroh Faidzin (3) sukses bersarang di jala UB, dan mengubah kedudukan menjadi imbang, 1-1. Fitroh sukses membuat gol kedua untuk UIN Malang pada menit ke-16. kesebelasan asuhan Edy Setyo Bahwono itu mampu mempertahankan keunggulannya dengan skor 2-1 hingga akhir babak pertama.

Babak kedua hampir berakhir tanpa gol. Jual beli serangan dari kedua tim tak juga menemukan titik terang hingga menit akhir sebelum pertandingan usai. UB akhirnya dapat menambah satu gol memanfaatkan tembakan penalti Cahyo Adi Trio Handoko (8) pada menit ke-90. Gol Cahyo itu menutup pertandingan pertama di Stadion Gelora Brantas, Batu, Jawa Timur, dengan hasil imbang, 2-2.

“Hasil hari ini memang karena faktor keberuntungan saja. Tadi di menit terakhir, pemain kami handball sehingga memberi penalti untuk UB dan akhirnya imbang. Saya rasa, permaian kami setara dengan UB, sehingga tidak teralu sulit untuk unggul di awal. Saya melihat adanya peningkatan Kami hanya dapat satu angka sehingga mesti dapat membuat poin lagi di sisa 2 pertandingan kami,” kata Edy, pelatih UIN Malang.

Sementara itu, UB, yang telah memperoleh 3 poin secara cuma-cuma, tanpa berduel dari walk over (WO) Universitas Darussalam (Unida) Gontor pada Minggu (9/9), mesti puas hanya dengan satu poinnya hari ini.

“Di babak pertama kami belum tampil maksimal. Karena kemarin kami belum merasakan bermain di sini, sementara UIN Malang telah merasakan lapangan. Di babak kedua, saya mengarahkan mereka untuk berubah. Akhirnya, ada sedikit perubahan, anak-anak dapat tampil all-out. Meski hanya dapat mengumpulkan satu angka, kesempatan ke empat besar terbuka. Semua kesebelasan memiliki kesempatan yang sama. Tapi saya optimistis lolos ke empat besar,” ungkap Panca Basuki Rahmat, pelatih UB.


Sumber : bola.kompas.com

You May Also Like

About the Author: Deteknoway

Leave a Reply

Your email address will not be published.