Adnan/Masita Raih Gelar Juara

Adnan/Masita Raih Gelar Juara

TASIKMALAYA, blogberita-bola – Mengawali debutnya di ajang Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Premier Li Ning Jawa Barat Open 2018, pasangan ganda campuran dewasa Adnan Maulana/Masita Mahmudin (Jaya Raya Jakarta) langsung ciptakan kejutan, dengan sukses mendapat gelar juara.

Hasil itu dipastikan setelah pada pertandingan final yang baru saja mereka lakoni siang tadi, Sabtu (28/7) mampu menundukan rekan satu timnya, Amri Syahnawi/Shela Devi Aulia dengan kemenangan 2 game langsung 21-14 dan 22-20 dalam waktu 32 menit.

Mengawali game pertama, Adnan/Masita bermain apik dan tenang sehingga mereka sukses merebut gim pertama 21-14. Pada game kedua, mereka sempat tertinggal jauh 8-14, tapi mereka dapat sukses menyamakan kedudukan di angka 18-18. Pasangan Amri/Shela sebetulnya telah unggul poin 20-19, tapi sukses disamakan oleh Adnan/Masita menjadi 20-20 dan terjadi deuce, dengan bermain tenang akhirnya Adnan/Masita sukses membalikan keadaan dan memenangkan pertandingan dengan 22-20 dan berhak atas gelar juara pada nomor ganda dewasa campuran.

“Senang ya, bukan menyangka dapat juara, soalnya kan lawannya juga senior-senior semua. Kita bersyukur banget dapat jadi juara, intinya kita bersyukur” sahut Adnan.

Namun, di Djarum Sirnas selanjutnya yang akan dilaksanakan di Makasar, 6-11 Agustus 2018 mendatang, mereka akan berganti pasangan. Masita akan dipadukan dengan Markis Kido, sedangkan Adnan akan dipadukan dengan Nadiya Melati.

“Untuk Sirnas selanjutnya saya dipasangin dengan mas Kido, belum tau tuh apa bakalan di pasangan sama Adnan atau bukan untuk kelanjutannya. Mudah-mudahan sih masih, semuanya tergantung sama pelatih,” kata Masita.

Muhammad Juan Elgiffani/Windi Siti Mulyani (PB Victory Bogor),

Sementara itu di sisi lain, pada nomor pertandingan ganda campuran taruna,di Djarum Sirnas Premier Li Ning Jawa Barat Open 2018 kali ini, juga melahirkan juara baru. Yakni Muhammad Juan Elgiffani/Windi Siti Mulyani (PB Victory Bogor), yang memastikan diri menjadi kampiun, setelah di pertandingan final (28/7) sukses menundukan Ferdian Mahardika Ranialdy/Annisa Mubarokah (Jaya Raya Jakarta, Jakpus/FIFA BC), lewat pertarungan 3 game dengan skor akhir 14-21, 21-15, dan 22-20 dalam waktu 46 menit.

“Gak nyangka dapat juara untuk pertama kalinya. Tadi mengawali game pertama kami bermain kurang bagus, karena tegang. Terus di game kedua kami berusaha untuk tidak ragu pada kemampuan diri sendiri, dan merubah pola permaian dengan bermain lebih menyerang, akhirnya dapat menang. Kemuidian di game ketiga mungkin lawan telah tahu pola permaian kami, jadi tadi sama-sama sulit untuk dapat menguasai pertandingan, walaupunakhirnya alhamdulillah dapat menang,” kata Windi selesai laga.

“Alhamdulillah dapat menang, dan gak nyangka dapat juara untuk pertama kalinya. Tadi kunci kemenangan tadi terutama di game ketiga, kami fokus dengan pola permaian menyerang, jangan sampai kendor. Dan di poin-poin kritis, kami berusaha untuk bukan langsung menyerah walaupuntertinggal 19-20 terlebih dahulu, dan akhirnya dapat membalikan keadaan,” sahut Juan di tempat yang sama.

“Target kami selanjutnya semoga dapat mempertahankan gelar di Djarum Sirnas seri berikutnya,” pungkas Juan.


Sumber : bola.kompas.com

You May Also Like

About the Author: Deteknoway

Leave a Reply

Your email address will not be published.